Ibu kandung juga Ibu mertuaku.
Bisa kah kau tebak pertanyaan apakah itu?
Mungkin bagi sebagian orang menganggap itu hal yang wajar.
Tetapi tidak dengan lingkungan di negara barat. Bahwa urusan menikah, punya anak, gaji berapa bukan urusan yang harus ditanggapi dan ditanyakan kepada orang lain.
Entah aku berada di posisi mana. Karena aku setuju dengan budaya 'tidak bertanya' karena memang itu privasi masing-masing orang, tetapi jeleknya, kadang bahkan sering aku pribadi sadar atau tidak menanyakan hal tersebut kepada orang lain.
Dan pada kenyataannya berada di posisi yang ditanya dengan pertanyaan itu jadi cukup merasa tidak nyaman. Aku seringkali diingatkan oleh suamiku bahwa sebaiknya menghindari pertanyaan itu. Dan karena aku sudah mengalaminya, tentu saja aku selalu ingat bagaimana rasanya ditanya soal begitu, maka aku akan menghindari pertanyaan itu.
Setiap orang menginginkan hidup indah sesuai impian masing-masing bukan? Menikah, kemudian punya anak, punya rumah, rezeki lancar, anak-anak pintar, sehat, berprestasi. Wow! Hidup bahagia banget deh rasanya. Itupun kalau kita bisa lho mengatur hidup kita sendiri. Macam sulap yang bimsalabim abrakadabra!
Sayang hidup kita butuh sebuah perjuangan besar untuk dilalui. Dan pada kenyataannya hidup di dunia hanyalah sementara. Cuma mampir minum. Dan yang kekal adalah di akhirat. Dan temanku tak pernah lelah selalu mengingatkan "kalau surga itu dapatnya mudah, namanya beli kacang itu adiba"
Well, jadilah!
Akupun selalu menanti tentang sebuah kedatangan ini. Tak pernah terputus untuk kuucap dalam setiap doaku. Tapi hidup bukan soal menunggu kedatangan bukan? Bisa jadi lebih dari itu adalah menjaga keberadaan yang baik.
Jadi daripada bertanya tentang kedatangan kepada seseorang, ada baiknya kita saling menjaga harmonisnya keberadaan sahabat kita, kerabat kita, dan kolega kita.
So, stop for asking about "Kapan Nikah?" atau "Sudah punya anak belum?" atau "Buruan segera punya anak. Enak lho." And change with "Apa kabar? Lagi sibuk apa sekarang?" atau "Kegiatannya sekarang apa nih?"
Yakinlaah, kadang tanpa bertanya pun, pihak yang ingin kita ketahui keadaannya seringkali bercerita dengan sendirinya karena merasa berbicara dengan kita itu Nyaman!
Lets MOVE UP! 💜
#30DWCDay13 #refleksi
No comments:
Post a Comment