April 29, 2010

pilih jakarta atau malang?

heh heh, maksudmu malang??
wah wah, jakarta jauh juga yo cit..

Ask me anything

Ulang Tahun

Wah, gak terasa. 
Si kecil, gendut, Tasya ultah yang ke
yah, semoga makin pintar dan gak nakal yaa,
ntar gedenya mirip gua gak apa to?
manis, pinter, ya kan ya kan??
wkwk 

Why did they bring the magic?

Yah, aku memposting ini bukan karena aku menginginkan, tapi saya merasa sangat senang jika melihat mereka.
Anak Kecil
Well, they are human beings who have not had sin.It's amazing.God creates a baby..
 Then he grew up, and become like humans in general.But definitely have a difference when he was still a toddler, and when he grew up. 
When a person is still small,, everyone is so fond of,, maintain, and even willing to do anything.
 The children bring their own happiness.
 And he brings a hope, and miracles in the world. 
And I, really really like to see and play with young children
FAHRI 

TASYA

FAHMI

Sederhana

Cita-citaku sederhana
Bukan menjadi seorang dokter
Yang untuk mendapatkannya saja butuh mengeluarkan banyak biaya
Cita-citaku sederhana
Bukan menjadi seorang insinyur
Yang membutuhkan sebuah kemampuan lebih
Untuk pelajaran fisika

Cita-citaku sedarhana
Bukan menjadi seorang pelukis ataupun arsitek
Karena untuk menggambar sebuah tiruan apelpun
Aku kurang mampu

Cita-citaku sederhana
Menjadi orang yang berguna bagi keluarga, agama dan bangsaku
Seperti yang mereka biasa katakana
Walau aku tak suka jika mereka mengatakan demikian
Well, itu tidak spesifik bukan?

Cita-citaku sederhana
Ingin selalu menciptakan sebuah tawa bahagia
Di wajah orangtuaku
Dan semua anak, pasti menginginkan itu
Lalu, aku mulai jujur

Cita-citaku sederhana
Hanya menjadi seorang penulis
Yang tak perlu untuk memamerkan tampang
Yang tak membutuhkan tempat khusus
Hanya menjadi seorang penulis
Yang membuat sebuah karya
Hingga mereka yang membacanya berkata
“Wah, hebat, ini akan sangat membantu hidupku”
Atau mungkin,,
“Well, cerita yang sangat luar biasa”

Cita-citaku sederhana
Aku mengharapkan seorang penulis
Namun Tuhan mempunya rencana lebih baik
Dan hingga aku tersadar,
Bahwa Dia memberikan apa yang aku butuhkan
Untuk masa depanku

Sby, 27042010
00.00 WIB

Pasir dalam Genggaman

Beberapa hari yang lalu, dua kawan lamaku berkunjung ke rumah dengan sangat mengejutkan. Dia adalah Utari dan Sari. Mereka berdua adalah teman akrabku di masa SMP dulu, well mungkin bias di biang hingga saat ini, kita tetap dibilang masih sangat akrab.

Kemudian tanpa sadar pula, aku menanyakan kepada mereka dengan nada bercanda siapakah pacar mereka saat ini, atau bisa juga dikatakan, mereka sekarang sedang dekat dengan siapa.

Hm, Sari menjawab dengan sedikit tersipu, karena, yah, dia sekarang sedang dekat dengan teman sekelas kita semasa SMP dulu. Dan Utari, dengan gaya bicaranya yang khas, dia menjawab, “Hm, gak ada pacar, aku masih gak mau cari pacar, aku Cuma pengen mereka semua itu tetep deket sama aku dan gak ngejauh dari aku, jadi kalau aku ada apa-apa yahh, gitulah pokoknya”.

Mungkin itu jawaban biasa, tapi jujur, aku sedikit tersentak dengan jawaban dia. Aku tidak mau mereka semua menjauh dariku. Itu pula yang aku rasakan. Munafik kalau aku tidak mau mengakuinya. Dan yah, aku sadar, itu semua berdasar pada seifat keegoisanku.

Aku percaya, setiap orang punya yang namanya sifat egois, tinggal bagaimana kita mampu mengontrol sifat buruk itu.

Dan kali ini sepertinya sifat ini sedikit merasuk dan meracuni cara pikirku. Aku dekat dengan beberapa orang. Lelaki lebih tepatnya J, kemudian beberapa dari mereka mungkin sedikit ada rasa dengan aku. Bukan merasa GR atau bagaimana, tapi aku tidak mungkin berkata demikian tanpa alasan yang jelas. Itu ada alasannya. Tidak seberapa penting juga aku mengatakannya di sini, tapi yang ingin saya utarakan dan saya renungi adalah tentang sikap yang saya ambil dalam menghadapi ini semua.

Aku belum pernah mengetahui bagaimana seorang wanita sedang jatuh cinta, bahkan aku sendiri juga kurang menyadari apakah itu yang sekarang aku rasakan, yang jelas aku kurang yakin.

Aku tak tahu apakah sifat seperti ini artinya adalah memberi harapan atau hanya sekedar baik dan berusaha membalas kebaikan dia, tapi yang jelas semua itu aku lakukan dengan maksud satu, yaitu mempertahankan dia ada dan dekat bersamaku. Mendengarkan segala keluh kesahku. Menjadi temanku berSMS ria saat malam dan kesuntukan menjelang. Menjadi pendongkrak semangatku.

Mungkin jika aku bisa berkata secara terang-terangan bahwa, aku ingin dia tetap ada atau -jika memang dia suka padaku- dia tetap suka padaku sampai kapanpun, tapi aku tetap saja tak tahu apakah aku suka denngan dia ataukah hanya tak ingin kehilangan itu semua. Aku menginginkan dia tetaplah jadi milikku. Membantuku. Bukankah perasaan aman dan tenanglah yang akhirnya kita rasakan jika kit atahu bahwa di luar sana ada orang yang sedang memikirkan kita karena dia suka dengan kita dan juga bis kita mintai tolong kapan saja?

Well, it’s really arrogant right? I realize it.

Dan setelah aku mendengar pernyataan itu dari Utari, aku merasa, hah, jahat sekali ya dia melakukan itu, yang sebenarnya itu juga aku lakukan. Dan karena itulah manusia sering kali sangat mudah menemukan kekurangan dan kesalahan orang lain. Tapi sulit untuk dirinya sendiri. Dan aku mencoba memposisikan diriku pada Utari. Dan, yahh, inilah yang aku dapat. Diriku yang begitu jahat, egois, seenaknya sendiri, dan sangat sangat munafik.

Hingga akhirnya aku mulai mau untuk bisa menerima, bahwa mereka –teman-teman lelaki saya- itu juga punya kehidupan sendiri. Mereka patut untuk memilih, jika mereka merasa mungkin tertolak oleh sikap saya atau lebih tepatnya terombang-ambing –karena belum mendapat kejelasan tentang perasaanku- mereka bebas untuk meninggalkan aku, dan mencari yang lain. Begitu kan seharusnya?

Yah,namun, mampukah aku menerima itu semua? Membayangkan tidak ada orang yang mengasihi diriku lagi, menakutkan memang.

Tapi aku hanya ingin belajar menjadi dewasa, menyadari bahwa semua belum tentu atau bahkan tidak bisa menjadi milikmu itu sudah menjadi hukum alam. Tidak semuanya akan berjalan sesuai dengan keinginanku.

Aku teringat akan kelimat mutiara dari buku Chicken Soup, yang intinya, orang-orang yang mengasihi dan yang kau sayangi itu seperti pasir di atas telapak tanganmu, jika kau berusaha untuk mejaganya rapat-rapat dengan menggenggam erat pasir itu, tentu pasir itu akan keluar semburat melalui cela-cela jarimu, tapi jika kau tetap membiarkannya terbuka di atas telapak tanganmu, sedikit kemungkinan dia akan terjatuh, justru mungkin akan tetap berada di atas tanganmu.

Jadi aku hanya akan berusaha untuk bersikap sewajarnya, dan tentu saja tidak akan bersikap berlebihan agar supaya mereka tetap berada di sekelilingku. Hingga akhirnya aku kembali ingin merasakan, bahwa menyayangi mereka dengan setulus hati itu jauh lebih mengesankan, menyenangkan, dan menggembirakan ketimbang kamu menjadi orang yang di sayangi. J Lalu untuk apa aku susah payah memikirkan bagaimana jika meraka tidak menyayangiku lagi? Konyol !!!



Takdir atau Petaka?
Pagi itu hari terlihat sangat cerah. Awan berarak berwarna biru bercampur putih yang sangat mempesona. Matahari pun turut meramaikan pagi ini dengan kehangatannya. Dan semua mahasiswa saat itu sedang bersiap diri. Tak terkecuali aku.

Yah, sebuah kampus yang sangat besar. Dengan lapangan rumput hijau yang luas tepat di belakang gedung serbaguna, kemudian dua bangunan tua yang berada di samping kanan kirinya, di sambung dengan bangunan baru yang menjulang tinggi. Kemudian di tengah-tengah bangunan itu, berdiri tegak sebuah mahakarya agung sang arsitek untuk menyulap gedung rektorat menjadi symbol keagungan kampus. Tak kalah menariknya tepat di depan jalan gedung rektorat itu, terbentang sebuah kolam yang sangat indah, dengan ikan-ikan yang segar dan beberapa angsa-angsa yang menari dengan sangat riangnya. Itulah dia, kampus impianku.

Sejak tiga tahun yang lalu, aku menjadi yakin dan memantapkan pilihanku. Yah, psikologi agaknya telah membuat aku jatuh hati. Tak ada yang lain. Hanya itu dan itu yang ada di benakku. Meskipun aku tahu, ayah dan ibu tak pernah mengizinka aku untuk memilih jurusan itu. Aku tak kuasa berbicara. Hingga aku terus saja memendam keinginan itu, sampai pada hari di mana aku harus memutuskan pilihanku.

Tiga bulan yang lalu, saat aku mengambil formulir pendaftaran mahasiswa baru di kampus itu, aku tak mengambil jurusan impianku. Psikologi tak ada dalam daftar yang aku pilih. Aku benar-benar  tak berani mengutarakannya, hingga akhirnya, di sinilah aku sekarang.

Sebuah kampus yang memang tak kalah bagusnya dengan impianku. Hanya saja, kampus ini tak lagi berada di kota tempatku tinggal. Dia berada kurang lebih 380 km dari kotaku.

Kampus itu terletak di pusat kota Kudus. Kampus yang juga sangat besar. Dengan bangunan yang hampir semuanya adalah bangunan tua. Terlihat eksotik memang. Mengingatkanku pada bangunan-bangunan kuno yang berada di Kota Yogyakarta, atau bangunan kuno yang berjajar di kampong Kya-Kya Surabaya. Tapi ada perbedaan, di kampusku kali ini, tak ada danau, tak ada angsa, dan di setiap mataku memandang aku tak menemukan bangunan bertingkat ,meskipun lapangannya tetap tampak hijau menawan. Tak hanya itu saja, aku juga tak mendapati diriku berada di kelas Psikologi seperti harapanku. Tapi aku duduk, medengarkan sang dosen mengajar, di kelas sastra. Yah, di sanalah aku akan menempuh empat tahun masa kuliahku. Itupun kalau masa-masa itu tidak terlalu buruk.
***

April 22, 2010

masihkah kau mencintaiku?

??

Ask me anything

apa hrs FK ?? ga mw hukum kayak ortu kah???

hmm, gak boleh ke hukum dan lagi saya tidak berminat..
maaf maaf, ini yang tanya sapa yaa :D

Ask me anything

i LOVE it

it real holidayy..
hhahhaiii,,
i LOVE it.
Spend more time with reading the book, watching movie.
secara saya habis 'merampok' rumah nDuD, untuk meminjam DVD dan Novel yang dia punya.
karena dalam rangka pembalasan sekitar 6 bulan saya tidak membaca novel
dan sekitar 4 bulan saya tidak pernah menonton film, tapi masih bisa nonton TV sihh..:p
let we see..
ini DVD ndud yang saya pinjam

ini Novel ndud :))

tapi biarpun gitu, bukan berarti liburan kali ini aku 'gak bondo' yaa, tetep donk, saya membeli buku yang selama ini saya cari kemana-mana,, hwaaaa,, i really happy find this book :D


dan lagi ada satu buku lagi yang sedikit berat,,


hmm,
and winner of the best for a story of all is ...
hhahaii, hhmm, you should watch this movie, even if we have to have this movie ..

April 19, 2010

Nita Permata Sari_Nur Elya Adiba


Itu namaku, dan orang yang aku sayangi.
Yah, Nita Permata Sari.
18 tahun aku menjalani hidupku, belum pernah aku menemukan sahabat seperti dirinya.
Hahahah, ini aku alami dan aku rasakan saat 3 taun berada di SMA 2 Surabaya.
Banyak hal yang telah kami lalui bersama.
Suka, duka, takut, marah, kecewa, dan semuanya.
Sebenarnya, aku dan Nita berasal dari satu SMP yang sama dulu, di SMP 2 surabaya,
tapi entah mengapa Tuhan baru mempertemukan aku dan Nita saat berada di bangku SMA.

Dimulai dari kelas X.
Berada di lantai 3 gedung baru SMA negeri 2 Surabaya.
X-9.
Ini adalah kelas yang paling buncit lhoo,,
aku kenalan ini ceritanya sama si Nita.
Tapi bukan memeperkenalkan nama, melainkan bilang, "Eh Nit, ntar waktu MOS duduk sama aku ya".
Heheheh, kalo diinget-inget lucu juga.
Zaman-zamannya MOS dulu, aku duduk di bangkau kedua dari depan,
bareng sama si Vica, dan Dina..
Lalu di kelas X ini kita berdua sama-sama ngerasa jatuh bangun, mengalami mas atransisi yang sedikit sulit.
Ranking naik turun.
Pelajaran kadang mudeng kadang juga kagak.
Yah, begitulah.
Tapi justru ini yang membuat aku menjadi semakin dekat dan mengenal seorang Nita.
Dan yang membuat dia menjadi tidak takut lagi sama diriku (karena kata dia aku dulu nakutin) yaitu saat dia bercerita tentang si mantannya
di SMP dulu (dia temen kelasku dulu).
Pas si cowoknya lagi jadian sama Nita, cowoknya pernah cerita kalo sebelum pacaran sama Nita si cowok pernah jadian sama anak namanya Adiba..
What the hell?? aku ae gak tau ngerasa..
Laa, sejak itulah si Nita itu mesti takut sama aku.
wakakaka (ngakak guling2 saya ^O^)
Kemudian masuk di pertengahan semester satu. Mulai ada penyaringan buat jadi calon OSIS.
Aku gak tahu yaa, kenapa tetep ae kantil kalo ada begituan.. Jadilah sampe kelas dua saya
sok disibukkan dengan berbagai kegiatan seleksi OSIS itu.
Hm, kali ini aku gak sekalas lagi sama si Nita.
Tapi yang jelas kita sama-sama masuk IPA, Dina yang masuk IPS.

Setelah itu ini deket2 mau LDKS 2 ini. Ini adalah penyeleksian terkahir untuk memilih anggota OSIS.
Pas mau milih ketua Jurnalistik, mbak Gita bingung milih siapa, jadilah aku memaksa si Nita buat ikutan,
biar di ajadi OSIS gitu, barengan sama ane..
Hmm, tapi sueer deh, ini adalah masa tersulit buat bujuk kamu Nit.
Secara yaa, ini pertama kalinya aku mau bujuk kamu buat ikut yang beginian.
Kan, kamu bukan orang yang gampang buat tampil di muka umum, dan kamu juga orangnya sangat-sangat pemalu.
Haduhh, inget pas waktu bujuk kamu, aku sampe bilang beratus2 kali (lebay :*),,,
"Ntar sama aku Nit, tak jagain kamu.. Wes tah, ntar kalo kamu jadi ketua jurnalistik, pasti tak bantuin Nita.
Tenang wae, jangan takit. Toh ini jug agak rugi kan?? Kamu bisa dapet temen banyak. Ntar aku yang ngizinin ke mamamu wes"
hwahaha, dan sampai pada akhirnyalah, aku jadi Ketua sekbid 6, yang membawahi bidang Jurnalistik sama Paskib.
Dan ketua jurnalistik jadinya si Nita.
Bagus sekali sesuai harapan..
wkwkw :P
Dan di kelas 2 inilah semua cerita ekstrim di mulai.
Dari walah LDKS 2, gak ada apa-apa sih, lancar.
Bikin mading deteksi, hmm, gak di kasih duit sama sekolah, jadilah kita sedikit "mengemis" pada adek kelas yang sugih2 iku... XP
gak boleh ngerjain mading di sekolah, jadilah kita tiap sore bolak-balik sutorejo-sekolah buat ngerjain itu mading.
Mading selsai. Kalah.
Trus selanjutnya, kita berdua lebih banyak disibukkan dengan kegiatan OSIS.
Bikin proposal, rapat buat acara ini itu. ZZzzzZZzZZzZ...Maju ke Bu Endang, maju ke Pak Mudjiono, maju ke Pak Agus,
propsal gak disetujui, kena marah pula.
Habis kena marah, kena enyek pula. wih wih wihhh..
Setelah itu kita ada apa yaa, hmm, oh iya, mulai dengan mengikuti perlombaan2 itu..
Waktu itu, kita ikutan yang lomba ultahnya si Det yang ke 9, lomba card building, sama sinema invasion 2009.







Hm, di situ setiap ada Nita, ada Adiba. Setiap ada Adiba ada Nita .. wkwkw :P
Habis itu yang paling berkesan lagi yang kita lakuin bareng-bareng dan sampe titik darah penghabisan itu pas acara
Wisuda dan Promnya anak kelas 3..
Jujur ni ya, aku bener2 gak enak pas waktu itu mesti ngajakin kamu keluar. Dan emang dasar sifatmu yang susah buat nolak.
Hm, tapi beneran deh, pas kerja buat wisuda dan prom itu bener2 nonjok sampe ke dalem..
Kita nyiapin itu acara setiap pulang UAS kenaikan kelas. Jadi waktu belajar uda terkuras habis.
Kamu bela-balain nginep di rumahku. Waktu wisuda, kita sampe pulang sangat malam, jam 10an.. hmm, untung tidak terjadi apa ya nit sama kita, padahal katanya di ITS sono terkenal angker..
Habis itu nyiapin prom bareng, trus yaaa,, well, kita nangis bareng.
Bareng sama Tista, Ola, Bob, Emir, Aku, dan Kamu.. Kalo diinget-inget sakit yaa..
Tapi yang bikin aku ketawa setiap kali aku inget itu adalah pas pulangnya, malem itu, kita sampe di rumahku jam11an, habis itu makan nasi goreng, gara-gara kita gak makan blas waktu itu,
habis itu kita sholat isya, trus tidur. hmm, kita gak ngobrol atau bahas apapun tentang malam prom itu yaa, diam seribu kata, sampe pagi, akhirnya kamu pamit pulang soalnya mau ada acara.
Trus, LDKS 2.
Trus SERTIJAB.

 
Habis itu naik kelas 3, maaf ya kalo bikin nilai kamu jelek.Hm, kita makin jauh yaa.
Kamu deket banget sama Marcel.
Aku seneng, kalo bisa ngeliat kamu seneng.
Tapi jujur, ada kekhawatiran tersendiri.
Aku belum tau pasti saat itu kekhwatiran seperti apa itu.
Entah karena kamu tidak di sampingku dan sedekat dulu lagi, entah karena tak ada lagi yang dengerin cerita2ku, bahkan bisa jadi aku iri karena kamu sekarang deket sama MArcel.
Tapi mungkin kekhwatiran ini lebih kepada karena ada yang berbeda dengan Nita yang aku kenal.
Hingga akhirnya, baru-baru ini aku tahu kekhwatiran apa yang selama ini aku rasain.
Well, mungkin gak perlu dijelasin idi sini.
Dan yang lebih saya tekankan di sini adalah, SAAT INI..

hmm,, kita sama-sama uda dapet kuliah memang.
Alhamdulillah.
Aku UNIBRAW-MALANG
Kamu STT TELKOM-BANDUNG
Kita sama-sama ngambil ini kuliah bukan??
Hmm, kepisah yaa. Bandung-Malang, itu sangat jauh.
Hm, ntar kita sama-sama ngekost.
Hidup sendiri ya Nit.
Tapi ini demi cita-cita kita lhoo :))
Well, we're from the same place.Towards the same spot.We met in the same place.And would be separated in the same place.
We laughed.We cry.We struggled.We grieve.We are angry.All done together.Until I know that this is the real meaning of a friend.Knowing I'm a friend.
Maybe this is nothing compared to what you have given.But the only thanks I can offer the.Thank you,for every laugh, laughter, tears, lessons, and stories that we have made together.Thank you for any spirit, the struggle, which has the support you give,and thank you for being part of my life,and has become a dear friend.Thank you.
Dan yang pasti dan tidak akan pernah berubah
di manapun kita berada,
KAU dan AKU tetap SAHABAT

April 13, 2010

Rencana Tuhan

Sedihhh,, pastinya..
Malam ini, aku membuka laptoku, menyalakn modemku, menanti si benda ini bisa connect ke sambungan internet.
Kemudian mengetik www.pmdk.unair.ac.id
Di sana tidak ada namaku..
Ya Allahh,,
Ini sangat terlihat kontras dengan postingan saya sebelumnya yaa...
Yah, walaupun aku sudah keterima di salah satu perguruan tinggi negeri, tapi tetap saja, ada perasaaan kecewa yang menyusup dalam kalbuku.
Sakit sekalii..
Ya Allah, mungkin memang belum dapat jalan terbaik.
Tapi ini adalah harapanku untuk bisa kuliah di kota tempat aku tinggal.
Tapi tunggu,,,

Adiba, tidakkah kau ingat kata-katamu dulu??
Kamu ingin kulliah du luar kota, belajar untuk hidup mandiri.
Jadi, apakah Allah akan mengabulkan doaku yang itu??
Ya Allah, aku sungguh tak tahu ya Allah..
Semua sudah terencana dengan baik dalam kitab perjalanan hidupku.
Tentu ada yang terbaik yang sudah Kau siapkan untukku ya Allah.

Tapi kalau boleh jujur,
aku sedihh, kecewa, marah, kesal.
Maaf Tuhan jika sikapku ini salah, tapi ini yang aku rasakan.
I want to cry
I want to screaaamm

hwahahhahahahahaha

April 8, 2010

God The Best Creature


Pilih Program Studi:
Halaman [ 1 ]   [ 2 ]  
15 dari 35 siswa yang diterima
4107406951
NUR ELYA ADIBA
SMAN 2 SURABAYA
Horreee .. !!!
Alhamdulillah Ya Allah.
Ada namaku di form penerimaan itu.
Kau tahu ?
Tadi pagi, aku baru saja merasa sedikit iri kepada teman-temanku.
Yah, mereka sudah pengumuman penerimaan ITS jalur PKM.
Meskipun aku iri, bukan berarti aku tidak senang.
Salah.
Aku tetap senang dan bahagia, karena teman-temanku sudah mendapat sekolah,
sedih juga.
Yah, karena aku belum mendapat satu pegangan sekolah.
Itu pikiranku tadi pagi.
Tapi malam ini,
alhamdulillah,,
Allah, mengabulkan doaku.
Aku di terima di fakultas Gizi UNIBRAW, Malang.
Memang bukan berarti ini akan aku ambil,
hanya saja, setidaknya aku sudah punya satu pegangan untuk kuliah.
Ya Allah, terima kasih.

April 7, 2010

Bizarre Love Triangel by Frente!

 Every time I think of you
I get a shot right through into a bolt of blue
It’s no problem of mine but it’s a problem I find
Living a life that I can’t leave behind
There’s no sense in telling me
The wisdom of a fool won’t set you free
But that’s the way that it goes
And it’s what nobody knows
And every day my confusion grows
Every time I see you falling
I get down on my knees and pray
I’m waiting for that final moment
You’ll say the words that I can’t say

I feel fine and I feel good
I feel like I never should
Whenever I get this way, I just don’t know what to say
Why can’t we be ourselves like we were yesterday
I’m not sure what this could mean
I don’t think you’re what you seem
I do admit to myself
That if I hurt someone else
Then we’d never see just what we’re meant to be
Every time I see you falling
I get down on my knees and pray
I’m waiting for that final moment
You’ll say the words that I can’t say

April 6, 2010

Bagus Suster Ngepot ketimbang Suster Ngesot

Sabtu lalu, tepatnya tanggal 3 April 2010. Di tengah-tengah kebosananku karena liburan hanya dihabiskan di rumah, saya menyalakan tipi di siang-siang hari, maksud hati ingin melihat film FTV remaja yang biasa ada di SCTV, tapi berhubung masih iklan, akhirnya saya mengganti-ganti channel, dan menemukan variasi film horor baru di TRANSTV.
Judulnya adalah :: SUSTER NGEPOT
Dilihat dari judulnya saja sudah aneh kan, apalagi filmnya.
Begini singkat ceritanya, ada seorang suster sebuah rumah sakit yang mati karena tertabrak sebuah mobil. Dia mengira sedang di kejar oleh 3 lelaki yang ingin memerkosa dia. Setelah tewas gentayangan, dia mencoba untuk membalas dendam kepada ketiga lelaki tersebut. Tapi selalu gagal. Di sela usahanya itu, dia bertemu dengan Ibu Kunti dan meminta tolog pada Ibu Kunti untuk mengajarkan padanya ilmu bergentayangan di dan menakuti manusia. Kemudian si Ibu Kunti membawa suster tersebut ke tepat pelatihan hantu. Setelah berlatih keras, suster tersebut akhirnya berhasil menakuti ketiga lelaki tersebut. Dan ketiga lelaki yang ternyata sangat takut dengan hantu tersebut juga mencari berbagai cara untuk menangkap si suster yang terus menggentayangi mereka. Setelah berhasil menangkap si hantu, mereka berempat- tiga lelaki dan si suster- berbincang dan ternyata terjadi kesalahpahaman. Maksud dari ketiga lelaki pada malam si suster tertabrak itu adalah untuk mengembalikan dompet milik suster yang terjatuh tepay di bwaha mereka. Mereka mengejar suster tersebut, tapi suster itu malah lari hingga tertabrak mobil dan akhirnya mati gentayangan. Tapi setelah mendengar penjelasana tersebut, suster ngepot meminta maaf dan akhirnya mereka berempat bersahabat.. Itulah sedikit cerita aneh dan lucu dari film horor Indonesia. Coba yang di filmkan di bioskop itu seperti itu, pasti laku keras, ketimbang yang berbau pornografi.

Selepas Kau Pergi by La Luna

Selepas kau pergi
Tinggallah  disini ku sendiri
Ku merasakan sesuatu
Yang tlah hilang di dalam hidupku

Dalam lubuk hatiku
Ku  yakin kaupun sebenarnya tak
Inginkan lepas dariku
Tahukah kau kini ku terluka

Bantu aku membencimu
Ku terlalu mencintaimu
Dirimu begitu
Berarti untukku

Kau telah mencinta
Dan di cintai kekasihku
Ini tak adil bagiku
Hilanglah damba tinggallah hampa

Bantu aku membencimu
Ku terlalu mencintaimu
Dirimu begitu
Berarti untukku

Bantu aku membencimu
Ku terlalu mencintaimu
Dirimu begitu
Berarti untukku

Lupakanku dalam hidupmu
Yang pernah mencintaimu
Kau memang tercipta
Bukanlah Untukku

Selepas kau pergi
Tinggallah disini ku sendiri
Kumerasakan sesuatu
Yang tlah hilang di dalam hidupku

Antara Cinta dan Suka

Akal sehatku rasanya sedikit lelah memikirkan dan merasakan semua ini.
Menebak-nebak ketidakpastian yang terjadi pada diriku.
Ini untuk yang pertama kalinya memang.
Aku merasa sedikit aneh dan tidak nyaman dengan sifatku yang
susah sekali untuk jatuh cinta, dan jika sekali suka pada seseorang,
hmm, susah juga untuk melupakannya.
Aku masih ingat jelas kala itu aku duduk di kelas dua SMA.
Ada seseorang yang sepertinya menaruh perhatian lebih pada diriku.
Tapi saat itu, dasar aku yang susah untuk mengakui bahwa aku juga suka
sama dirinya, tak ada kata satupun yang terucap tentang cinta dan kasih
sayang.
Dan juga, si mas itu yaaaa,, (hmm, jaim'e puol puolan gak nguati).
Jadi mungkin karena itu pula aku jadi tidak memperdulikan juga
bagaimana sebenarnya perasaanku.
Selang beberapa bulan, dia sudah disibukkan dengan ujian-ujian dan tes-tes
yang harus dia lalui untuk menuju masa depannya.
Dan saat itulah aku mulai merasakan ada yang berbeda.
Dia tak sesering dulu mengirim sms padaku, (bukan berarti
tidak pernah), dan itu membuatku merasa aneh.
Dia juga tak sesering dulu berada di sekolah, karena memang sudah tidak
ada kegiatan belajar-mengajar di sekolah, dan aku merasa kesepian.
Hahaha, aneh memang.
Setiap orang paham dan sadar betul bahwa pepatah yang mengatakan
'setiap orang akan merasakan lebih sayang, dan merasa sangat kehilangan,
jika perpisahan itu sudah ada di depan mata' itu benar.
Dan, yah, di situlah aku saat itu.
Menyesal, sedikit.
Tapi dengan berjalannya waktu hingga detik ini, aku semakin menyadari
bahwa aku benar-benar suka dengan dia.
Tapi dia tak ada lagi di sini, hmm, dia sekolah, di luar kota.
Jauh memang. Kadang aku merasa, ah sudahlah, mungkin dia tak seperti
yang kau harapkan. Dan mungkin dia juga tak seperti dulu.
Tapi dengan segala pemikiran itu justru membuatku semakin suka
dengan dia.
Huuuaaaa,,
dibilang sedih ini bukan sedih, apalgi marah ataupun kecewa.
Aku bingung, iya.
Karena dengan perasaanku yang seperti itu,
ada orang lain yang masuk ke kehidupanku dengan
mengatakan 'yeaahh, i admire you'.
Aku suka dengan orang satu ini, tapi aku tidak tahu pasti suka
dalam bentuk apa.
Aku sangat nyaman berbicara dengan orang ini. Aku senang.
Itu yang saya rasakan..
Well, apapun itu, aku tetap belum bisa mencerna hal-hal tersebut.
Aku bingung..
Hah, sudahlah..

Kesimpulan yang saya dapat :: saat ini ::
Saya rindu pada seseorang yang dulu pernah mengintip saya saat saya
sedang akan meluncur dari flying fox di Lawang.
Saya senang berteman dan bercerita-cerita dengan kamu, orang yang
bilang 'i admire you'.