November 3, 2016

Jangan menyepelekan berbuat baik kepada siapapun. Bisa jadi rezekimu datang dari orang tersebut. 
Dari kiri : Kris, Geryna, Bu Nia, Saya, Prischa, Cangi, Rois

Kala itu hidup saya habis didamprat dosen paling killer kata teman-teman karena memang beliau yang sudah expert dengan bidang gizi komunitas berhadapan dengan saya si tukang pelupa dan yang pelajaran kuliah 3 tahun hanya masuk telinga kiri, ke otak dan ditulis di buku saja. Tidak pernah dibaca kalau besoknya tidak ujian, dan nyantol di kepala hanya bagian gambar-gambar gak jelas yang saya lukis ketika bosan di kelas.
     
Dosen yang kata mereka, seringkali tidak memanusiakan manusia ketika mengerjakan project besar bersama klien-klien luar biasa. Dosen yang membuat kelompok KKN saya harus balik melakukan pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi/panjang badan bayi, balita, anak sekolah, remaja putri, wanita usia subur, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia) selama 2 kali meksipun ketujuh kelompok KKN yang lainnya sudah goler-goler bakar sate karena waktu itu bertepatan dengan Idul Adha.
    
Coba kalau saat itu saya tidak lagi menemui beliau dan kapok karena sudah dibuat kucel muka dan hati. Coba kalau saat pertama kena damprat dan kemudian saya menghindari bertemu dengan beliau. Mungkin, hidup saya tidak menjadi seberuntung sekarang dengan masuk Savica.co.id dengan tanpa interview kerja apapun. Malah dipaksa masuk oleh Bu Nia dengan alasan "aku gak kenal lainnya sopo konco-koncomu Diba. Seng endi iku?" dan pesan ajaibnya di waktu saya ditawarin dan besoknya sudah langsung ketemu dengan Direkturnya Savica.co.id langsung yang awalnya saya kenal sebagai bu Dama yang ternyata dia bule(!) adalah "aku ngerti kamu tukang telat yoh, awas kalau besok janjian sama bu Dama kamu telat. Ojok sampe telat Diba."

aah, i still and always doing my best for you Bu Nia. And to other people, like you do your best for them 

No comments: