September 11, 2011

-adiba-adiba-adiba-


Kalau di probinmaba 2011 ada sebuah acara yang dikenal dengan “Namamu adalah Doa”, maka di sini aku akan meminta teman-teman menyebut namaku tiga kali, maka teman-teman akan mendoakan aku sebanyak tiga kali dan juga akan memanggil adiba dengan tiga wujud yang berbeda. Hahahahaha, gak nyambung -.-)”
            Hm, sepertinya setahun ini aku benar-benar dibuat terkejut, tercengang, tertawa lepas, dan terisak oleh cerita yang Allah berikan. Tidak hanya tentang kuliah, organisasi, masalah hati, tentang teman, bahkan ini terkait namaku. Wkwkw :P
            Sampai pada usiaku yang ke 18, aku tak pernah sekalipun menjumpai nama yang sama seperti diriku. Adiba. Bolehlah aku sedikit berbangga hati karena memang namaku ini terbilang nama unik. Pernah suatu ketika, Bapak saya ada pertemuan dengan guru se-Surabaya. Dan saat itu Beliau bertemu dengan guru SMPN 2 Surabaya, dimana sekolah itu dulunya adalah tempat aku belajar. Ketika bapak bercerita bahwa anaknya pernah sekolah di sana, dan menyebut nama adiba, guru tersebut tertawa, dan memberikan pernyataan yang membuat saya GR, “oh, adiba. Ya ya saya ingat dia pak, anaknya kecil. Dan yang paling saya ingat adalah namanya, adiba. Nama yang unik.” Begitu kira-kira cerita dari bapakku. Hahaha, padahal saat itu aku sudah lulus dari SMP itu lumayan lama loo :P
            Aku pernah menemukan nama adiba dua kali selama 18 tahun ini. Yaitu nama Adiba digunakan oleh orang arab di Surabaya untuk dijadikan sebagai toko roti terkenal. Dan nama Diba yang setau saya itu nama salah satu anak dari ustadz terkenal yaitu Uje. Hanya dua kali itu. Lainnya tak pernah lagi aku temukan.
            Hingga masuk ke usia 19 tahun. Aku langsung mendapati nama Adiba dalam 2 bentuk yang berbeda. Satunya Adiba Maulida yaitu teman 2009 jurusan PD di FKUB dan satunya lagi Fairuz Adiba, adek kelas di SMADA kelas XI yang baru saja aku temui saat buka puasa bareng SKI SMADA dan alumninya. Subhanallah. Lucu menurutku. Hahaha :D
            Karena memang nama adalah sebuah doa, maka orang tua dari Adiba (aku), Mbak Adiba, dan dek Adiba :P ingin anaknya menjadi manusia yang beradab seperti arti dari nama kami yaitu adibaßadab dan juga bisa membuat peradaban sekitar yang lebih baik lagi. Amin J
                                                                            Clik to enlarge
(tidak ada kemiripan lain selain nama. Hahah :P)
Yang foto bareng sama mbak adiba belum, tunggu yah tanggal mainnya, walaupun gua kagak kenal sih ama mbak itu. Haha, berarti abis ini mesti kenalan.

No comments: