December 30, 2011

Aku membuka buku harianku di masa lalu. Kutemukan tulisan ini, yang aku sendiri lupa mengutipnya dari mana. Mungkin saat dulu aku tak begitu paham tentang makanan satu ini. Bukan berarti sekarang aku sudah paham, hanya mencoba belajar menelaah

Bila telapak tanganmu berkeringat,
Hatimu dag dig dug
Suaramu bagai tersangkut ditenggorokan,
Itu bukan, tetapi hanya suka

Bila tanganmu tak dapat berhenti
Memegang dan menyentuhnya
Itu bukan, tetapi hanya birahi

Bila kamu menginginkannya
Karena tahu ia akan selalu berada di sampingmu
Itu bukan, tapi kesepian

Bila kamu menerima pernyataan cintanya
Karena kamu tidak mau menyakiti hatinya
Itu bukan, tetapi kasihan

Bila kamu bersedia memberikan semua
Yang kamu sukai demi dia
Itu bukan, melainkan kemurahan hati

Bila kamu bangga dan selalu ingin
Memamerkannya kepada semua orang
Itu bukan, tapi hanya kesombongan

Bila kamu mengatakan padanya
Bahwa ia adalah satu-satunya hal yang kamu pikirkan
Itu bukan, tetapi gombal

Bukan cinta..

Kamu cinta
Ketika kamu menerima kesalahan dia
Ketika kamu menangis saat dia sedih
Ketika kamu tertawa saat dia juga bahagia
Ketika kamu berani menegur jika memang dia sedang khilaf
Ketika kamu bisa jujur walupun kebencian dia yang akan kamu terima
Ketika kerut telah menutupi segala kelebihannya
Tapi justru pada saat itu, cintamu menjadi semakin besar seperti arkeolog

Karena menurutku cinta itu dahsyat. Bahkan ketika kamu hanya terdiam, sendiri, dan menutup mata untuk selamanya, maka saat itu Cinta Hakiki tekah memanggilmu. Cinta yang tak akan kunjung padam.

Maka kukatakan, bahwa Tuhan telah memberikan sedikit cinta itu untuk bisa mencintaimu, meski dengan cara sederhana
Aku menicintaimu~

December 22, 2011

that's why i smile

SD 
aku selalu marah dan malu
setiap kali bapak guru
bilang kalau aku punya lesung pipi yang aneh
iya, tidak tepat pada pipi
sedikit ke bawah
bahkan aku sering dibilang, 'mana lesungnya yg kayak drakula' (sambil nunjuk ke bawah ujung bibir)
berbeda dengan teman-temanku dengan lesung pipinya


SMP
berbeda
kali ini aku benar-benar belajar
untuk bisa memberikan senyum tulus
benar-benar tulus
bahkan dengan itu, kau bisa bercerita
yah, dengan sebuah senyum

SMA
bosan, jengkel
banyak sekali yang bilang, 'eh, diba kamu itu gak pernah sedih ya?'
'diba enak yah, hidupnya gak pernah punya masalah'
yang bener aja =.='
tapi ternyata, di sini ada keajaiban
bahwa ternyata itu bisa menular kawan
senyum

KULIAH
'ini anak yah, mukanya sedih gembira'
apapun yang kalian bilang,
aku hanya akan tetap
TERSENYUM

NB : oh iya, tapi untuk saat ini, di FKUB, aku punya temen looh yg lesung pipinya juga 'melorot'. Yang pertama ada Lavrencia, ada Mbak Andina dan juga ada Mas Arif. heheh :)


December 21, 2011

cukup

Tidak lebih
Juga tidak kurang
Tuhan, hanya itu…
Cukup sholeh untuk membimbing
Cukup iman untuk menjadi imam
Cukup cinta untuk menyayangi
Cukup kasih untuk menggombal
Cukup pintar untuk menjadi guru
Cukup sabar untuk menemani
Cukup ekonomi untuk membuat mandiri
Cukup cerdas untuk menasehati
Cukup ceria untuk tertawa bersama
Cukup lincah untuk bermain bersama anak
Cukup telaten untuk mengganti popok
Cukup sopan untuk menolak
Cukup anggun untuk menari
Cukup indah untuk menyanyi
Cukup cepat untuk belajar
Cukup

Hingga aku melihat lagi setiap tetes tinta di atas, ternyata
Itu cukup banyak Tuhan :P
Jadi, biarlah rencanamu yang menjadikan segalanya indah pada waktunya
J

November 30, 2011

- Sebulan Secangkir Kopi Panas -

Tanggal 1
Cuaca cukup cerah untuk menemaniku hari ini
Menyeduh secangkir hazelnut coffee dengan 2 iris roti
Membuatku teringat kembali pada masa itu
Sepertinya akan terulang lagi pada bulan ini
Tapi aku tak pernah tahu apakah ceritanya sama atau berbeda

Tanggal 5
Kali ini, sedikit demi sedikit, aku mulai merasa ada yang berbeda
Sepertinya Vanilla Latte benar-benar memberikan sensasi yang nyata
Membuatku terbangun dari mimpi
Dan terus mengejar hingga neuron dalam otakku serasa penuh
Padahal aku hanyalah seorang penonton

Tanggal 7
Kopi susu
Aroma kopi yang menyengat
Rasa pahit bercampur dengan manis yang diciptakan oleh susu full cream
Aku suka, dan tampaknya mereka semua juga suka yang seperti ini
Terasa seperti manis dan pahitnya kehidupan
Aku mulai menjadi bagian dari mereka

Tanggal 8
Tak harus menjadi penting
Tak harus menjadi orang lain
Hanya jadilah berbeda, sebagaimana adanya dirimu
Dirimu yang tetap bisa membawa manfaat untuk orang lain


cobacobacoba

November 5, 2011

"tak peduli, budak ataupun raja
tak peduli tua ataupun muda
bahkan kaya atau miskin
tapi
kamu harus tetap punya PEMBEDA"

Cerita Cara Cintamu

Aku belai rambut Syifa dengan lembut. Dia menangis dalam pangkuanku. “Dia punya cara sendiri sayang untuk mengatakan bahwa dia menyayangimu,” jelasku pada anakku. Dia tetap diam dengan air mata yang masih menetes dari mata cantiknya.
“Bunda kenal dengan seorang pria. 23 tahun yang lalu, tepat saat Bunda masuk di semester kedua bangku kuliah. Pria tersebut tidak begitu tampan, kalau dilihat dari perawakannya, dia tidak terlalu menarik. Bahkan dibilang rata-rata. Orangnya tinggi, kulitnya agak kecoklatan, suaranya sekeras pendiriannya, tapi tidak sekasar hatinya. Dia juga termasuk orang bermental baja yang sangat kuat.”
“Sepertinya itu semua mengarah ke Ayah, Bund.” tebak anakku yang sudah mulai bisa menguasai dirinya. Dan aku hanya tersenyum, lalu aku lanjutkan ceritaku. “Awal cerita dengannya yaitu ketika ada undangan yang kebetulan ditujukan padanya melalui Bunda, jadi ya, Bunda saat itu terpaksa harus menyampaikan undangan itu padanya meski hanya melalui sebuah sms, dan meskipun Bunda dan laki-laki itu tidak saling kenal sebelumnya.”
(Mas, maaf menganggu. Ini Lya mas. Mas ada undangan untuk menjadi moderator di acaranya Fakultas MIPA besok mas, undangannya ada di aku, jadi daripada susah buat ketemu, jadi yah aku sms dulu aja ya mas)

October 30, 2011

ini bukan negeri dongeng kawan


ini bukan negeri dongeng kawan

yang dengan sihir
semua mimpi bisa dicapai
harus ada berjuta peluh, keringat, dan semangat
harus ada bertriliun doa dan senyum 

ini bukan negeri dongeng kawan
yang bertuan adalah raja
dan budak harus patuh
tapi mereka lebih pintar, cerdas, dan berani
jadi raganya dan jiwanya tak lagi tertuntun

ini bukan negeri dongeng kawan
kalau marah maka akan saling mengutuk
mengeluarkan magic untuk berubah menjadi tikus atau kelinci
tapi profesional, sabar, dan lapang dada harus bisa dijunjung tinggi