hanya saran, jika memang ingin menyanyangi semuanya, maka lakukan itu secara langsung, karena jika ditanggapi secara personal dan tidak saling tahu, presepsi tiap orang dari kita akan berbeda. karena aku dan mereka adalah wanita. dengan tingkat sensitivitas, perasaan dan emosi yang berbeda. tapi tetap saja, wanita, ya begitulah adanya.
aku bersyukur bertemu denganmu. meski aku merasa sakit. aku ingin lupa, tapi ternyata sulit. karena memang otak manusia tidak diciptakan untuk lupa, melainkan hanya berhenti untuk mengingat. aku lakukan itu, berusaha melakukan lebih tepatnya.
rasa itu masih ada, melekat. karena itulah hebatnya wanita. meski sakit, masih terselip kasih. meski marah, masih tersirat senyuman, dan meski lelah, masih terucap beribu doa.
maaf dan terima kasih
maka, kan kucintai engkau dalam diamku. entah sampai kapan, aku menunggu hingga laki-laki yang halal kan mengobati segalanya.
semoga kau selalu bahagia dan dalam lindungan Allah
maka, kan kucintai engkau dalam diamku. entah sampai kapan, aku menunggu hingga laki-laki yang halal kan mengobati segalanya.
semoga kau selalu bahagia dan dalam lindungan Allah
2 comments:
jjur sekali... :D
gaya tulisannya, mngingatkan sy pd masa2 sy skolah dlu :D
keep on spirit
mbak yuliani : hihi, emang dasarnya aku ceplas-ceplos mbak. wkwk :P makasih ya mbak, sudah berkenan mampirr.. :D
Post a Comment