Itulah nama kami
Sebutan itu membuat kami bangga
bahwa kami pernah menjadi bagian dari orang-orang yang luar biasa
Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang
Semuanya bermula pada bulan April
Aku dan beberapa orang kawanku dipanggil oleh beberapa kakak-kakak
"Dek, kenalin ini ada kakak-kakak dari FKUB, pengen ngajak adek-adek nih buat ikutan pembinaan, jadi ntar adek-adek diajarin banyak hal dan juga di ajak main-main. Gimana? Mau gak?"
Hm, sepertinya menyenangkan, itu pikirku dalam hati.
Aku pun akhirnya ikut kegiatan ini.
Hari demi hari aku lewati
Aku diajarin mewarnai, bercerita, membuat kerajinan tas, menggambar, menyanyi, dan juga yang pasti aku dapet banyak ilmu baru, yaitu tentang kesehatan dan juga wirausaha.
Wah ternyata memang menyenangkan.
Masuk bulan Mei,
Aku tak tahu akan diadakan apa,
yang jelas tiap ada pertemuan dengan kakak-kakak
sekarang ditambah lagi, bukan hanya pembinaan tapi juga ada latihan
Latihan Drama,
begitulah kakak-kakak itu menyebutnya.
Hmm, sepertinya susah.
Aku pun mulai bosan, aku mondar-mandir ke sana kemari, main ini main itu,
tidak mendengarkan kakaknya yang emmebrikan instruksi.
Aku sempat melihat juga guratan sebel plus gemes dari kakak-kakaknya yang dengan sabar mengaturku dan teman-temanku.
Tapi, karena memang begitulah kami,
masih ingin terus bermain, masih ingin terus tertawa, masih ingin terus berkarya dengan hal-hal baru
dan mimpi-mimpi kami.
Hingga hari demi hari, terus latihan dan latihan.
Sampai akhirnya, aku disuruh untuk rekaman.
Menurutku sih itu rekaman, kayak yang di Tivi Tivi itu,
tapi kakak-kakak menyebutnya dengan dubbing, bahasa kerennya gitu.
Ehm, lucu yaa denger suaraku sendiri di rekam.
hahhaha, jadi pengen ketawa. Serasa aneh.
Hm, ini tanggal 1 Juni 2011
Waktunya semakin dekat,
begitu kata kakak-kakaknya
Jadi aku harus lebih giat dan intensif berlatih.
Hampir tiap hari aku datang ke panggung raksasa itu.
Mereka bilang itu Gazebo namanya.
Di sana aku tidak hanya berlatih drama saja, kali ini aku juga latihan nyanyi dan nari.
Ups, lupa, aku juga banyak bermain lho di sini.
Aku mengajak dua orang kakak buat mainan, namanya bermain "Dji Sam Soe Filter"
Yang aku ajak main itu, namanya kak Adiba dan kak Lala
Hihihi, mereka tertawa dengan sangat lebar waktu aku ajak main, katanya namanya mirip rokok.
Iya memang, akju dan teman-teman memang sering memainkannya, dan begitulah juga namanya permainannya.
Tapi kalo kata kak Adiba dan kak Lala sih, mereka bilang itu permainan Donal Bebek.
Hehehem, ternyata memang ada bedanya yah?
Mereka (kakak-kakak itu) maupun aku dan teman-teman
Permainan kita sama kan?, hanya mungkin iya sih, namanya aja beda, tapi teknisnya sama kok,
dan tidak menutup kemungkinan juga kalau keceriaan yang keluar saat bermain pun lebih ceria kita dari pada zamannya kakak-kakak dulu, tanpa da paksaan, tanpa ada keegoisan.
Eh, tapi biarpun begitu, aku juga sempet menjadi egois ternyata.
Hari itu hari Jumat, aku mau latihan, tapi tiba-tiba banyak sekali anak-anak lain yang hadir.
Sebagian ada yang aku kenal, tapi banyak juga sih yang tidak aku kenal.
Mereka semua sepertinya nakal, mereka mengolok aku dan kawan-kawanku,
mereka bilang kami (anak-anak drama) gak boleh dateng dan ikutan latihan.
Mereka menyebut diri mereka anak nari dan nyanyi.
Huh, sebel, padahal kami kan juga ikutan nyanyi dan nari.
Aku dan teman-teman nangis terus.
Kami teriak-teriak.
Kami marah sama mereka.
Tapi aku juga kasihan sih sebenarnya, kasihan sama mereka yang baru datang,
dan juga tentunya kasihan sama kakak-kakaknya.
Mereka terlihat bingung untuk menenangkan kita.
Saat kakak satu mendekat ke teman-teman 'nari dan nyanyi',
kami marah, padahal sebenarnya di samping kami juga ada kakak-kakak yang lain.
Tapi hebatnya,
kakak-kakak itu punya ide untuk mengakurkan kami.
Kak Gadis, yang membuat kami jadi akur kembali, dengan banyak permainan yang seru dan asyik.
Walaupun setelah itu aku masih tetep sebel sama mereka,
tapi di sini aku bisa mencoba belajar dan praktek bahwa memang segalanya itu tidak untuk diri kita sendiri.
Kita perlu berbagi dengan orang lain.
Apapun kondisi kita, karena kita semuanya adalah saudara.
Hmm, senangnyaaa...
Dan kemudian, tibalah waktunya untuk tampil.
Aku takut, deg-degan,
tapi kata kakak-kakaknya, aku dan temen-temen gak boleh takut.
Anggap semuanya patung dan aku harus bisa memberikan yang terbaik untuk mereka :)
Itulah persembahan dari kami ^Laskar Cilik^
Senangnya bisa menghibur semua kakak-kakak di FKUB
hm, jangan bosen buat main dan ngundang kami lagi ya kak.
Kami janji, kami akan menjadi sesuatu yang bermanfaat kelak untuk bangsa kami ♥ :)







No comments:
Post a Comment