December 5, 2010

kita adalah pelajar sepanjang masa

kala itu,
bu guru mengajarkanku berbagai warna yang indah,
hingga akhirnya aku bisa mewarna
pelangi, langit, pohon, gunung, semua menjadi sangat indah tuk dipandang

kala itu, 
teman memberiku sebungkus lolipop
hingga akhirnya aku bisa mengerti
teman, sahabat, musuh, semua menjadi cerita dalam hidupku

kala itu,
fisika, kimia, dan biologi membuatku menangis
aku tak pernah mendapati diriku menjadi terlihat bodoh
nilaiku jelek. 
aku tak mendapatkan pelajaran apapun di sini.

hingga kala itu,
aku mengenal apa itu proposal,
aku menjalankan yang namanya sebuah acara,
aku bahagia,
sangat bahagia
dan aku tak lagi menangis jika fisika tetap saja berada di ambang batas nilai raporku
karena aku sadar,
ilmu tak hanya aku dapat di dalam kelas
dan jika aku mendapat hasil yang buruk,
terkadang itu bukanlah apa-apa,
aku tetap bisa berusaha
dan tak pantas untuk menangis,
karena banyak hal yang lebih indah, lebih penting untuk dipikirkan dan dicemaskan

dan jika kala itu tiba
aku akan menyadari,
bahwa aku adalah pelajar sepanjang masa, 
yang bila aku gagal hari ini
masih ada esok lagi tuk aku mencoba
yang bila aku tak bisa hari ini
maka esokpun pasti aku bisa.

1 comment:

Anonymous said...

aaa aku suka ini :D