June 28, 2010

hanya masalah waktu

 ini bukan tentang pandai atau bodoh
 ini bukan tentang beruntung atau sial
 ini bukan tentang kaya atau miskin

 tapi ini hanya masalah waktu.

aku sudah lama tidak bertemu dan berbincang banyak dengan kawan-kawanku.
mereka adalah kawan-kawanku di SMA.
dan kali ini aku punya kesempatan itu.
duduk bersama mereka, menghabiskan wktu menunggu hujan yang tak kunjung reda.

alvin : "aku kemarin baru saja ke UI,mau cari tempat kost buat 4 tahun kuliah, dan aku banyak di bantu sama mas Rangga".
aku : "wah, gimana kabar mas Rangga Vin, tambah sip ae mas itu ya"
alvin : "iya, tambah sangar ae mas iku. wes gak ada seng nandingi."
ucha : "bukan.pasti ada langit di atas langit Vin. Kita bukan kalah sama mas Rangga, tapi lebih tepatnya mas Rangga telah lebih dulu memulai, dan kita baru mulai sekarang.
Itu cuma masalah waktu. Kita bisa saja jauh lebih hebat. Cuma soal waktu dan kerja keras."

wah, omongan ucha membuat diriku merenung.

aku mendapat satu pelajaran lagi,,
mungkin orang-orang terdahulu kita bisa hebat dan sukses dan berhasil
karena memang mereka telah mencoba lebih dahulu,
dan sekarang, waktunya aku dan generasi penerus lainnya yang akan mencoba hal yang
sama dengan yang pernah -orang-orang sukses dulu- lakukan, bahkan kita bisa lakukan lebih
banyak, lebih baik, dan ,lebih bermanfaat.
Dan bukan tidak mungkin bahwa, kita bisa jauh lebih sukses.

 ini hanyalah masalah waktu.

3 comments:

wahyu_dharmawan said...

menanggapi pernyataan seperti ini.
1. angakatanmu terlalu membesarkan orang2 yang masuk di univ ternama padahal coba tanya ke mereka seperti ini .. mas ospek e univ mu gmn ?? dan saya rasa salah satu nama yang tersebut diatas tidak mengikuti pengkaderan ..
2. ketika berbincang dengan orang yng ketrima di univ , tanya ke senior km , mas yang uda kamu lakuin buat univ mu apa ?? apa uda pernah ikut lomba? atau membawa univ kamu juara?? dan saya rasa ketika semua itu bisa di jawab dengan baik .. itulah kakak kelas yang bisa di teladani

ketika km sudah menjadi seorang mahasiswa , tidak perlu km memamerkan kejayaan univ mu jika km sendiri tidak bisa menyumbangkan kebanggaaan buat univ mu , jangan memberi saran ke adik kelas mu kalau apa yang kamu dapat kan adalah sebuah kebetulan semata ata ke beruntungan yang kamu dapatkan

nb : lek rangga seh yo ndewo hahaha

adadiba said...

wah, mas, saya tidak membanggakan diri.. saya memang sangat sadar kalo pemilihan masuk univ itu benar2 berdasarkan keberutungan.. semuanya tergantung keberuntungan, meskipun dia termasuk orang yg berduit pun itu juga keberuntungan, krn teman2 saya berada di keluarga kaya jadi bisa kasih 200-400jta demi Pend.Dokter.. hahaii,, saya hanya ingin mengambil hikmah dari omongan teman saya saja,, bukan tentang kakak kelas saya, dan saya rasa itu aku jadikan sbg motivasi buat aku sendiri biar bisa lebih baik lagi..

dan masalah mereka -adek2 kelas- yg juga membaca postingan ini, saya hanya berharap mereka juga bis amengambil pelajaran tersendiri..

wahyu_dharmawan said...

WKWK di kasih judul pelajaran aja ya dib hehehe