March 23, 2010

Dari 'Ondemohen' sampai Kyai Gaul

Ini adalah akhir dari cerita sekolahku di masa SMA.
Eitts, tapi tunggu dulu, akhir bukan berarti terakhir. Maksud saya di sini adalah akhir saat saya dan teman-teman tercinta mengikuti kegiatan belajar mengajar efektif di sekolah. Karena setelah itu, kami semua akan mengikuti dan akan 'berpacaran' ria dengan yang namanya tes dan ulangan. 
Yah, tepatnya tanggal 19 Maret 2010 lalu.
Hari ini, SMADA akan mengadakan beberapa kegiatan. Yang pertama adalah Maulid Nabi Muhammad SAW.
Tapi sebelum acara dimulai, aku dan teman-teman IPA 4 melakukan hal yang itu adalah di luar dugaan.

Jadi, begini...
Kami sekelas memang berencana untuk datang lebih awal ke sekolah yaitu untuk membicarakan tentang UNAS kami yang kurang tiga hari lagi pada saat itu. Kami berkumpul di sekolah pukul 6 a.m. Dan ternyata tetapi, teman-teman yang datang tidak semuanya, hanya separo dari jumlah satu kelas. Maka, kami semua memutuskan untuk menunda perbincangan kami sampai akhir sekolah. 
Setelah itu, beberapa diantara kami memutuskan untuk pergi mencari makan. Lha, karena sekolah masih sepi, akhirnya semuanya pun turut serta.
Jadi dikendarilah 4 mobil milik Puspita, Amel, Fadhil dan juga Adri untuk pergi mencari makan.
Setelah keuluar dari parkiran sekolah, hingga akhirnya ikutlah itu mobil si Medi karena sebenarnya, beberapa dari teman-teman itu masih ada yang belum 'keangkut'.
Scene selanjutnya,
Kami tak tau harus pergi ke mana mencari makan. 
Bubur ayam spensix, gak enak katanya. cuma itu referensi yang kami pikirin pada saat itu di pagi hari (hmm, sepertinya ya, kiat-kita ini jadi terlihat bukan orang surabaya, kagak tau warung-warung yang di surabaya --')
Lalu, dari mobil si Fadhil nih, ada yang mengusulkan, "eh, ke Basrah aja ta?"
Dan, oke, 5 mobil melaju menuju Basrah.
Lalu pas uda di Basrah, belok ke kanan, ke Mcd' Basrah, masuuukk, lalu parkir ya di tempat parkir mobil.
Lantas, dari mobil Adri, bicaralah sang ketua 'Ublek', "walah, kok di sini seh, arek-arek gak ada seng bawa duit lho ya, ada seng bayari ta?"."Lagian lho, pagi-pagi kok makan ginian, gak enak".
Puspita dengan sedikit emosi karena perutnya sudah konser, "Lha terus nang endi iki wah? Luwe aku iki."
Ublek, "Kon gak ngerti tempat makan pecel-pecel murah ngunu lho, ta apa gitu."
Puspita, "Yo nek seng aku tahu tugu pahlawan blek, tapi gak tau pisan sebelah endine."
Ublek, "Yawes, tugu pahlawan yo. Budhal."
Dan, shuuuuutt, 5 mobil kembali melaju menuju tugu pahlawan.
"Lho kok sepi, nang endi iki? seng jualan2 gak ada ta? Wah, ini lho hari jum'at, yo terang ae sepi"
"Hhe, nang endi depan SMP 2 ta?"
"Tapi masih pagi, gak ada seng buka"
"Yowes, sakkarep, pokoke melu kamu ae Pus"
"Wes, yo karepku lho iki."
Dan akhirnyaaaaaa..
jreng jreng jreng
*Sate Kelapa Ondemohen* di jalan Walikota Mustajab.
Ealah, tahu gitu langsung ke sini lak bisa, kok pake muter-muter sampe tugu pahlawan segala :*

Jadi, yah, begitulah, kita makan, dan disusul oleh satu mobil lagi yaitu si Unyis dengan para gerombolan yang telat.

Ini adalah pose kita sambil nunggu si sate :)








Maknyuuusss... :PP
Bolot-Eki sama sajaa..
sama sama sukaa... sama sama sukaa...
O.o

Foto terbaik hari ini.. X)
bukan karena Adrinya lho yee,, tapi bener dah, bagus bener yang ambil ini, sapa ya ??
Coba yang di sana itu aku.. ^^
Dan yang adegan ini nih, sedikit gimana gitu..
Lha makan sudah, minum sudah.
Kenyang dah, trus tinggal bayar.
Setelah bayar, mereka langsung ngomong kotor dan caci-maki gak karuan,
tahukah kamu karena apa..??
M A H A L
Kemudian, scene selanjutnya..
Berangkat ke sekolah untuk kedua kalinya pada hari yang sama.
Parkir mobil-masuk gerbang-noleh kanan kiri--- eh sudah di kunci.
Jadi,,
"Lho ini dari mana semua ya kok banyak amat telatnya."
"Heh, gerombolan ini yaa"
"Walah, anak-anak, hayo dari mana. Eh, kok lewat sini semua. Ini bukan jalan umum. Ayo-ayo pak, di tututp saja pintunya ini."
"Wah, ruang guru kok dibuat jalan umum"

Tapi akhirnya kita semua selamat sampai di dalam sekolah .. Fuuiiihhh... !!!

Scene sedih.
Lalu menginjak cerita selanjutnya adalah ceramah agama dari ustadz gaul beudz.. Dan karena ustadznya gaul, kami jadi ikut-ikutan gaul dehh..
 Kerja sampingan kami ini, saat sedang mendengarkan ceramah.
 Setelah itu, aku nangis kawan-kawann.. 

Karena ada acara salam-salaman sama kawan-kawan pejuang SMADA dan juga dengan bapak ibu guru. Aku benar-benar nangis, walaupun sebenarnya banyak yang aku tangisi dari semuanya.
Semua salahku. Semua dosaku. dan tentunya, semua kebersamaan ini.
Nita, Tista, Ola, Emir, Bob, dan juga teman-teman kelaskuu.. TT'

Maaf untuk semua salahku.
Makasih sudah memberiku warna dalam setahun ini.
Kelas P4 sangat luar biasa.
Sukses bareng-bareng ya !!
Dan kalau sudah sukses, jangan lupa sama teman-teman lainnya..

Oh iya ada scene yang ketinggalan, hari ini itu mbak tuti a.k.a Widhiastuti berultah,, yang ke 18.
Yah, semoga segala kebaikan dan kesuksesan selalu menyertai langkahnya, amin..
Eh, eh, aku sama didin, ndut, bude, dan diaz, di traktir lhoo ><
makasi~







Lalu, acara terakhir di malam hari,
ada doa bersama buat kami para pejuang kelulusan (bahasa alayy :*)
doa bersama bareng sama ortu dan guru-guru. Jujur gak sesemarak tahun lalu sih (aku tahu karena tahun lalu aku jadi panitianya), tidak ada isak tangis haru karena kali ini pak kyainya kerennnnn... Gaul bener dahh..
Beliaunya kasih wangsitnya dibikin seri, aslinya ada 12 tapi cuma dikasih 4 doang, biar diundang lagi katanya begitu.. hhahah , biar kagak kalah sama sinetron, itu dalih beliau.. Baiklah.. meskipun cuma sedikit dan sebentar, tapi sangat mengena dan tepat sasaran. Semoga kami bisa lebih baik dari angkatan sebelumnya.. amin.
Sekian cerita unik kali ini dan terima kasih banyak..


No comments: