[CATATAN EDITOR; Pernahkah kamu memperhatikan betapa sering orang menanyakan apa cita-citamu, apa yang kamu kerjakan, atau apa rencanamu setelah lulus kuliah? Bagi kita yang telah menderita karena sesuatu yang kita kerjakan atau tidak mencapai apa yang kita cita-citakan, inilah jawaban yang sesungguhnya.
Dan ingatlah ini jika lain kali ada orang berkata, "Oh begitu? Yahh.. memang tak apa-apa berjualan burger untuk mencari nafkah. Kami justru harus bangga.]
Aku adalah seorang arsitek: Aku telah membangun suatu fondasi yang mantap; dan setiap tahun aku
kembali ke sekolah itu, menambahkan lantai kebijakan dan pengetahuan lainnya.
Aku adalah seorang pematung: Aku telah membentuk moral dan filosofiku menurut tanah liat yang
menyandang nilai benar dan salah.
Aku adalah seorang pelukis: Dengan setiap gagasan baru yang kuungkapkan, aku melukis nuansa baru dalam aneka warna dunia.
Aku adalah seorang ilmuwan: Deangan setiap hari yang berlalu, aku meghimoun data baru,
menyusun pengamatan penting, dan melakukan eksperimen dengan gagasan dan konsep baru.
Aku adalah seorang astrolog: Membaca dan menganalisis telapak tangan kehidupan, dan setiap orang yang baru kukenal.
Aku adalah seorang astronot: Senantiasa menjelajah dan memperluas cakrawala.
Aku adalah seorang dokter: Aku berusaha membatu orang yang minta diperiksa dan minta nasihat padaku.
Aku adalah seorang pengacara: Aku tak takut memperjuangkan hak dasar dan sesuatu yang tak terhindarkan, yang menjadi milikku dan milik orang lain.
Aku adalah seorang polisi: Aku selalu menjaga kesejahteraan orang lain dan aku mencegah perkelahian dan
berusaha menjaga kedamainan.
Aku adalah seorang guru: Dari teladanku, orang lain belajar mengenai pentingnya kebulatan tekad, pengabdian, dan kerja keras.
Aku adalah ahli matematika: Memastikan bahwa aku dapat menyelesaikan setiap soal yang kuhadapi dengan penyelesaian yang benar.
Aku adalah seorang detektif: Mengintai melalui kedua lensaku, mencari arti dan makna penting tentang misteri kehidupan.
Aku adalah seorang juri: Mempertimbangkan orang lain dan situasi mereka hanya setelah aku mendengar dan mengerti keseluruhan ceritanya.
Aku adalah seorang bankir: Orang lain berbgai kepercayaan dan nila-nilai mereka denganku dan tak pernah kehilangan perhatian.
Aku adalah seorang pemain hoki: Mewaspadai dan menghindari orang yang berusaha menghalangi tujuanku.
Aku adalah seorang pelari marathon: Sarat energi, selalu bergerak, dan siap menghadapai tantangan berikutnya.
Aku adalah seorang pendaki gunung: Lambat tapi pasti, aku menapak menuju puncak.
Aku adalh seorang pejalan di atas tali: Denagn hati-hati dan penuh rahasia, aku mengatur langkah melalui
setiap saat sulit, tapi aku selalu sampai di ujung dengan selamat.
Aku adalah seorang milyuner: Kaya akan cinta, ketulusan, dan kebaikan hati, dan aku memiliki kekayaan
pengetahuan, kebijakan, pengalaman, dan pengertian yang tak ternilai.
Dan yang paling penting, AKU ADALAH AKU.
-Chicken Soup for The Soul-
No comments:
Post a Comment